GMNI Mamuju Gelar Dialog Terbuka Progres Report Pemkab Mamuju

MAMUJU,77News.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju mengadakan Dialog Terbuka terkait progres report dari Pemerintah daerah dalam hal ini mengundang Bupati dan Wakil Bupati Mamuju. Jumat (22/12/2023) .

Dialog ini merupakan ruang penyampaian gagasan dan perkembangan kinerja Pemerintah yang ada di Kabupaten Mamuju .

Adam Jauri Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju  menjadi fasilitator pertemuan.

“yang dimana kami menyediakan ruang komunikasi antara Mahasiswa, Masyarakat, dan Pemerintah daerah Kabupaten Mamuju,” Kata Adam Jauri .

Namun alhasil Katai dia, kerinduan kami untuk berdiskusi secara langsung dengan Kepala Daerah Kabupaten Mamuju tidak tercapai. Bupati beserta Wakil Bupatinya kami undang secara terpisah, terapi mereka memilih untuk tidak hadir.

“Tidak satupun diantara mereka yang menghadiri kegiatan tersebut. Padahal kami anggap momen seperti ini adalah hal yang sangat diharapkan oleh masyarakat yang ada di Mamuju,” Pungkasnya .

Adam Jauri menganggap ketidakhadiran dari Bupati dan Wakil Bupati Mamuju adalah pengkhianatan terhadap konstitusi dan penghianatan besar kepada masyarakat Mamuju. Karena begitu terang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 beserta UU turunannya bahwa Kedaulatan ditangan Rakyat, sehingga ketika kita memaknai maksud dari hal tersebut Pemerintah bertugas sebagai pelayan bagi masyarakat!

Lanjutnya, Masyarakat atau pemuda harus diberikan ruang untuk berkomunikasi bukan hanya hadir pada waktu-waktu klasik yang membosankan, seperti hadir pada tiap momentum 5 tahun sekali untuk melakukan gerakan blusukan demi memanen simpati dan suara masyarakat. Namun, biar tak diberikan ruang kami tidak memilih untuk diam, kami sendiri yang menjemput adanya medium komunikasi tersebut. Tapi lagi-lagi, seperti biasanya Bupati hanya muncul pada setiap pamflet-pamflet ucapan dan spanduk-spanduk keren di pinggir jalanan.

“Kami memilih model pergerakan yang bersifat dialog, karena bagi kami aksi parlement jalanan adalah langkah akhir dari adanya kebuntuan komunikasi,” Ucapnya.

Selain daripada itu kata dia, secara kelembagaan kami merasa begitu kecewa atas sikap pemimpin daerah yang tidak mau berdiskusi secara sehat dan tematik bersama kawan-kawan GMNI Cabang Mamuju.

“Tujuan dari adanya Ruang pertemuan ini menjadi wadah menyalurkan masuk gagasan dan hasil kerja selama hampir tiga (3) tahun masa pemerintahan Ibu Bupati Hj Sutinah Suhardi bersama Wakil Bupatinya, Bapak Ado Mas’ud,”Tegas Adam Jauri .

Bima / Hardiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *