Aldin Moh. Natsir Ketua LAKIP RI
MAMUJU,77News.id. – Ketua Lembaga Pengawasan Kinerja Pemerintah dan Aparatur Negara Republik Indonesia (Lakip. RI) Aldin.Moh. Natsir Mengapresiasi Atas peresmian Bandara Tanpa.Padang Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) telah diresmikan oleh Pemerintah beberapa hari lalu dan kini telah beroperasi .
Ia mengatakan bahwa Peran bandara sangat dibutuhkan sebagai pintu gerbang kegiatan perekonomian dalam upaya pembangunan, pertumbuhan, dan stabilitas ekonomi .
Namun disisi lain, peresmian Bandara itu masih menyisahkan sejumlah Problem hak – hak masyarakat yang sangat menyedihkan bagi Warga yang bermukim di kawasan lahan bandara,” Kata Penggiat Anti Korupsi ini.
Aldin jelaskan, sejak Tahun 2012 pihak Pemerintah Provinsi Sulbar telah Berjanji dihadapan Warga secara lisan dan tertulis di masjid lingkungan Labuang, bahwa untuk pelunasan penyelesaian pembayaran ganti rugi lahan warga akan diselesaikan pada 2014 .
Lanjut kata dia, hingga saat ini pelunasan lahan warga belum juga tuntas secara keselurahan, Sementara lahan warga sudah tak digarap lagi lantaran pemerintah sudah buat kesepakatan penyelesaian dan melarang warga untuk melakukan aktifitas dilahan miliknya karena menurutnya sudah masuk zona merah.
“Perekonomian Warga telah dimatikan pemerintah dulu hingga pemerintah sekarang, kurang lebih 10 Tahun lantaran pemerintah melarang Warga menggarap lahan miliknya baik perempangan maupun lahan perkebunan,” Jelas Aldin pada Media 77News.id. Jumat, (22/09/2023).
Kini Masyarakat tak dapat berbuat banyak , ia hanya mampu menatap kemegahan bangunan dan fasilitas bandara yang berdiri kokoh .
“Aldin meminta kepada Pemerintah Sulbar agar serius jangan cuma janji janji untuk segera menyelesaikan pembayaran ganti rugi lahan warga, karena sudah berjalan kurang lebih sepuluh tahun namun hargapun masih tetap Rp.65.000 Meternya dan sungguh masyarakat sangat dirugikan secara ekonomi “Tegas Aldin.
IMAN






