Mateng, 77News.id – Kami Dari dewan pemuda Mamuju tengah Meminta agar Dinas PMD di periksa dengan banyaknya penyertaan Modal yg di alokasikan untuk BUMDES dengan menggunakan uang Negara berupa DDS yg tidak jelas apa keuntungan Bagi desa yg bisa di nikmati banyak Masyarakat, serta menjadi sumber PAD sehingga desa bisa menjadi Mandiri hari ini yg tidak ketergantungan penuh lagi terhadap Alokasi dana desa dari pemerintah Pusat, serta banyaknya program Titipan yg menguras Anggaran dana desa yg di peruntukkan untuk pembangunan di desa yg bisa di rasakan semua Masyarakat yg ada di dalam desa.
Saya sebagai Ketua Umum Dewan Pemuda Mamuju Tengah, sangat Geram melihat banyaknya persoalan yg berhubungan dengan PMD sebagai pintu atau Lining sektor dalam mengawal perkembangan desa yg di percayakan dalam mengelola Anggaran Pusat sampai milyaran Rupiah, lebih geramnya lagi program keluar daerah yg harapanya ada yg bisa di Bawa pulang unutuk perkembangan desa terus di lakukan dan hasilnya hanya dokumentasi Jalan jalan saja yg di bawa…
Dan Hari ini serta beberapa Hari yg lalu kami hendak melakukan diskusi dan mempertayakan hal ini kepada Kepala dinas PMD namun kami tidak menemukan di Tempat.
Kami dari dewan Pemuda Mamuju Tengah Akan melaporkan Hasil Investigasi dengan Adanya dugaan pemborosan Anggaran dana desa serta dugaan memperkaya diri Sendiri dalam penggunaan Angaran dana desa.
Dan kami akan melaporkan semua Hasil investigasi kami termasuk jika kami menemukan Ada program fiktif yg mengggunakan Anggaran dana Desa. Dan jika investigasi kami selesai kami akan serahkan ke pihak Berwajib dalam mengaudit persoalan ini,
Kami mengharap pihak Inspektorat kepolisian dan kejaksaan memeriksa PMD bahkan sampai ke desa dan pihak lain yg terlibat,
Jika ini tidak ini tidak di indahkan maka kekuatan Massa yg akan kita gunakan dan akan memakai jalur tersendiri untuk memaksa semua pihak yg berwenang termasuk Ke (kejati) kejaksaan tinggi.
Persoalan dana desa ini sudah di teriakkan sejak 5 tahun yg lalu bahwa stop pemborosan dana desa, stop study banding, stop program Titipan, tapi ini semua tidak di indahkan. Kami sudah lama teriak, copot kadis PMD yg kami anggap Gagal.
Bima S












