Mateng, 77News.id – Warga Desa Tumbu menyampaikan kekecewaannya atas polemik hilangnya beras bantuan sosial atau (BANSOS) yang seharusnya di terima oleh masyarakat miskin yang kasusnya hingga saat ini belum juga di usut tuntas polres mamuju tengah.Pada, senin (13/01/25).
Menurut warga,beras tersebut merupakan hak warga berdasarkan data penerima BANSOS yang telah di tentukan
“Ini tidak mungkin hilang begitu saja. Penyaluran BANSOS memiliki mekanisme dan regulasi yang jelas, yang tentu harus di ikuti oleh pihak berwenang dalam menyalurkan bantuan,” tegas Muh. Amri warga desa tumbu
Sebelumnya,dari keterangan ES, yang juga adalah warga desa tumbu katakan,kejadian ini terus berulang dan bukan kali pertama.
Warga yang hawatir dan kecewa kemudian mendesak kepolisian polres mateng untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan ke publik.
“Kami masyarakat Desa Tumbu mendesak pihak kepolisian dan aparat penegak hukum untuk serius mengusut tuntas kasus ini.kami berharap semua pihak yang terkait, termasuk yang bertanggung jawab dalam penyaluran bantuan dan warga penerima bantuan yang seharusnya menerima tapi tidak mendapatkan, di panggil untuk memberikan keterangan,” tambahnya.
Polemik hilangnya beras bantuan sosial (BANSOS) desa tumbu ini,di nilai warga akan menjadi kebiasaan dan budaya buruk jika terus di biarkan sehingga penting peran kepolisian dalam mengusut kasus ini.
Masyarakat berharap agar penegak hukum atau kepolisian dapat menangani kasus ini dengan serius, sehingga keadilan dapat ditegakkan dan kejadian serupa tidak lagi terulang
“Sekali lagi, kami meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini demi hak dan kesejahteraan masyarakat desa tumbu,” tutup Muh amri
Bima S (Biro Mateng)












