Penyakit Daerah Di geruduk Lagi Kantor ATR/BPN dan Kantor DPRD, Tuntut Kepala Kantor BPN Dicopot.

Mateng, 77news.id – Mahasiswa GMNI dan masyarakat geruduk kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Mamuju Tengah dan DPRD, tuntut Kepala ATR/BPN dicopot dari jabatannya.

Unras tersebut berlansung didepan kantor ATR/BPN dan lanjut ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mamuju Tengah, pada Jumat 9 Mei 2025.

Dalam aksi itu sempat bersitegang akibat beberapa massa aksi memaksa masuk ke dalam kantor ATR/BPN untuk bertemu dengan kepala kantor, namun aksi itu tidak menemukan hasil dikarnakan Kepala kantor tidak ditempat.

Aksi tetap dilanjutkan dengan mengarah kekantor DPRD Mamuju Tengah, massa aksi berharap bahwa DPRD perwakilan Rakyat, semoga aspirasi mereka bisa ditindak lanjuti oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Setibanya di DPRD Eka Ali Akbar selaku Anggota DPRD menerima massa aksi dengan menyarankan tempat untuk audensi diruang paripurna, hal tersebut diterima dengan baik oleh massa aksi.

Diruang paripurna DPRD Alwi Jayadi Korlap Massa menyampaikan” Kedatangan kami ke DPRD karna menurut kami DPRD adalah penyambung lidah masyarakat dan penampung aspirasi terhadap setiap permasalahan yang ada di Mamuju Tengah”. Katanya

Tuntutan kami jelas bahwa pelayanan di ATR/BPN sangatlah bobbrok jadi kami menginginkan agar kepala kantor segera dicopot atau di mutasi jika tidak jangan salahkan kami jika menurunkan massa aksi yang lebih banyak lagi dan melakukan yang tidak-tidak di ATR/BPN.

Sebab kami sudah muak akibat beberapa kali kami ingin berkoordinasi dan ingin menyampaikan apa yang menjadi permasalahan masyarakat tetapi selalu saja kepala kantor tidak mau menemui kami, seharusnya jika dia menghargai kedatangan kami dengan baik maka kami harusnya di temui bukan dihindari.

Masih Alwi bahwa selain dari pada warga yang ikut tergabung dalam aksi ini masih banyak korban yang belum kami datangkan dan jika tuntutan kami tidak ditindaklanjut maka kami akan melakukan konsolidasi ke 54 Desa di Di Mamuju Tengah terkait permasalahan ini”.Ungkapnya

DPRD dalam hal ini Eka Ali Akbar menyampaikan”.bahwa dirinya mendukung dan menerima tuntutan massa aksi serta akan segera menindaklanjuti tetapi dengan sesuai prosedur atau regulasi lembaga DPRD.

Yaitu saya harus menyampaikan kepimpinan saya, Ketua DPRD Mamuju Tengah sebab kami DPRD yang hadir hari ini hanya anggota biasa yang bisa memberikan keputusan yang kuat adalah para Ketua kami, jadi saya harap masyarakat bisa menunggu dan kami akan jadwalkan untuk bertemu dengan Ketua DPRD”.Ujarnya

Eka Ali Akbar juga mengatakan bahwa besok saya akan ke kantor ATR/BPN karna ada beberapa yang memang mau saya konfirmasi sebab sudah terlalu banyak permasalahan yang terjadi di ATR/BPN selain dari pelayanan publik”.Tutupnya

Adapun tuntutan massa aksi:
1.copot kepala BPN
2.evaluasi seluruh staf
3.Usir Mafia BPN
4.Transfaransi kinerja
5.evaluasi pelayanan publik.

Bima S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *