Perintah Kapolri Jelas, Tindak tegas Oknum-Oknum yang Mencederai Institusi, HMI Soroti Dugaan Keterlibatan Mantan Wakapolda Sulbar terkait Praktik Tambang ilegal.

Mamuju, 77news.id – Dugaan keterlibatan mantan wakapolda Sulbar terkait praktik tambang ilegal menuai sorotan dari Himpunan Mahasiswa Islam, pada aksinya di depan Kantor Kapolda Sulbar Kabupaten, Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Aksi unjuk rasa yang digelar Mahasiswa menjadi catatan besar bagi Polda Sulbar untuk menindak tegas oknum-oknum yang hanya memperkaya diri dan mencederai institusi Polri, oleh karna itu lakukan tindakan tanpa tebang pilih. Rabu, 22 April 2026

Himpunan Mahasiswa Islam sebagai control sosial dan juga pembawa perubahan atau biasa disebut dalam bahasa Inggris Agent Of Change, pemikiran-pemikiran kritis dan aksi nyata menjadi bukti dalam pengawalan kinerja pemangku kebijakan.

Dalam aksi tersebut Masril Selaku Korlap Massa aksi menyampaikan poin-poin tuntutannya sebagai berikut: 1. Mendesak evaluasi total terhadap kinerja Polda Sulbar dalam menangani tambang ilegal.

2.menuntut penindakan tegas tanpa tebang pilih terhadap seluruh aktivitas tambang ilegal.
3.mendesak transfaransi penanganan kasus kepada publik secara berkala.

4.Menuntut pengusutan tuntas dugaan keterlibatan mantan wakapolda Sulbar dalam praktik tambang ilegal. Masril juga mengungkap bahwa salah satu contoh tambang ilegal yang berada di kabupaten Mamuju, Kecamatan kalumpang.

Tambang tersebut telah banyak memakan korban dan bahkan ada yang sampai meninggal dunia, namun yang di sesali seluruh Massa Himpunan Mahasiswa Islam yakni sama sekali tidak ada dari pihak Polda yang menemui massa dan memberikan tanggapan.”Terang Masril

Ungkapan kekecewaan Himpunan Mahasiswa Islam dengan tegas di sampaikan Korlap Massa aksi, mereka sangat-sangat Kecewa dengan Kinerja Polda Sulawesi Barat.

Masril juga menegaskan akan datang kembali kepolda Sulbar dengan massa yang lebih banyak lagi. dan mendesak Kapolda Sulbar untuk pulang dari Sulawesi Barat.”Tutup Masril

By Bima S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *