Mamuju, 77News.id – Pasca debat pertama yang diselenggarakan oleh KPU Mamuju Tengah di Ballroom Maleo pada 16 November 2024, itu berjalan lancar, tertib dan sukses. namun kali ini berbeda pada saat pelaksanaan debat kedua Justru Malah Sebaliknya.
Proses pelaksanaan debat kedua pada 21 November 2024, pada saat pelaksanaan debat selesai KPU Mamuju Tengah menyediakan, tempat untuk Konferensi Pers namun seketika Konferensi Pers dilaksanakan sama sekali tidak
ada wartawan satupun yang hadir meliput.
Kemudian pendukung paslon mempertanyakan mana Pers atau wartawan yang disediakan oleh KPU mengapa menyediakan tempat konferensi Pers namun wartawannya tidak ada.
Salah satu pendukung paslon mengatakan, kalau tidak ada wartawan tidak usa konferensi Pers, untuk apa juga siapa yang mau meliput jadi kalau KPU tidak punya media berarti jelas Konferensi Pers dibatalkan.
Pendukung Paslon juga memper tegas kepada pihak KPU agar semua Paslon tidak ada yang konferensi Pers sebab jelas KPU tidak punya media untuk itu.
Saat dikonfirmasi Ketua KPU Mamuju Tengah Alamsyah mengatakan, pada saat terjadinya insinden tersebut saya tidak tauh karna pada saat itu saya masih dalam ruangan dan Paslon juga kita berikan waktu serta berurutan keluar”.Ucapnya
Kami juga suda menyiapkan tempat untuk konferensi Pers dan media suda kami undang jadi saya juga kurang tauh apa penyebab pastinya insiden tersebut terjadi tetapi nanti kami akan rapatkan ditingkat kami terkait apa yang terjadi hari ini”Tutupnya
Debat itu diikuti tiga (3) Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Mamuju Tengah, masing-masing, nomor urut 1 : Arsal Aras – Askary, nomor urut 2 : Sahrul Sukardi dan Alamsyah Arifin, dan nomor urut 3 : Haris Salim Sinring dan I Komang Budi Arcana.
Bima S












